Beranda Liputan Khusus Jokowi Harap Belanda Berlakukan Secara Fair Ekspor Sawit Indonesia ke Eropa

Jokowi Harap Belanda Berlakukan Secara Fair Ekspor Sawit Indonesia ke Eropa

BERBAGI
Presiden RI Joko Widodo. (Ist)

Agrofarm.co.id Di sela-sela acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg Jerman, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. Jokowi meminta Belanda dapat memberlakukan secara fair ekspor sawit Indonesia ke Eropa.

“Ada satu hal yang ingin saya mintakan perhatian, yaitu terkait ekspor kelapa sawit Indonesia,” ujar Presiden dikutip dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, MInggu (9/7/2017).

Presiden menggarisbawahi bahwa kelapa sawit Indonesia terus mengalami kampanye negatif di Eropa. “Baru-baru ini, Parlemen Eropa mengeluarkan resolusi mengenai sawit dan deforestasi. Penjelasan Indonesia sebelum resolusi sama sekali tidak diperhatikan,” ucap Jokowi.

Walaupun diakui Presiden bahwa resolusi tersebut sifatnya tidak mengikat bagi eksekutif, namun Presiden merasa khawatir kampanye hitam dan diskriminasi tersebut akan merugikan ekspor sawit Indonesia.

“Saya meminta kiranya Belanda dapat memberlakukan secara fair ekspor sawit Indonesia ke Eropa,” kata Presiden. Presiden juga mengharapkan Belanda dapat mendukung upaya Indonesia agar model kerja sama standarisasi kayu dan produk kayu melalui FLEGT dapat juga dibuat untuk sawit.

Selain itu, Presiden mengatakan bahwa Belanda merupakan salah satu mitra terpenting perdagangan dan investasi Indonesia di Eropa. Namun dalam beberapa tahun ini, angka perdagangan kedua negara menunjukkan tren menurun.

“Harapan saya, trend ini akan berbalik menjadi positif. Oleh karena itu, perlu kerja keras kita untuk mewujudkan trend positif perdagangan,” kata Presiden.

Presiden meyakini apabila negosiasi Indonesia-EU CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) telah selesai, maka perdagangan bilateral akan alami peningkatan. Beledug Bantolo